Jutaan penduduk muslim di dunia melaksanakan sholat, dan mereka semuanya membaca suroh Al-fatihah sebagai salah satu rukun sahnya sholat. Mereka membaca 17 kali Al-fatihah dalam sehari semalam, belum lagi kalau ditambah dengan sholat sunah, yang jika dihitung jumlahnya bisa melebihi dari itu. Artinya mereka berdoa sampai berkali-kali dalam sehari pada setiap kali membaca "Hanya kepada-Mu kami menyembah...." (QS.Al-Fatihah: 5). Tetapi realita berbicara lain. Mereka tetap tunduk kepada manusia. Mereka takut ketika ada seseorang yang mengancam akan memutuskan jalan rezeki atau nyawanya. Mereka mengangkat tuhan-tuhan selain Allah. Mereka tunduk dan patuh pada tuhan-tuhan tersebut. Hawa nafsu, pangkat, jabatan/tahta, wanita (maaf...), adalah tuhan-tuhan mereka selain Allah. Namun demikian mereka tetap mengucapkan lebih dari 17 kali dalam sehari semalam "Hanya kepada-Mu kami menyembah..."
Mereka juga mengucapkan "Dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan". Tetapi realita berbicara lain. Jika tertimpa bencana atau kesulitan, mereka pertama kali datang kepada sesama makhluk (atasan, dukun, paranormal, orang dianggap pintar dll) sebelum kepada Sang Kholiq. Mereka berkeyakinan bahwa makhluk tersebut berkuasa untuk memberi manfaat atau solusi dari masalah mereka. Sementara mereka menganggap terlalu rendah untuk datang, bersimpuh sujud dan berlindung kepada Allah.
Selanjutnya mereka mengucapkan "Tunjukanlah kami kejalan yang lurus". Tetapi realita berbicara lain. Mereka terus berbuat maksiat, seperti riba, zina, dengki, ghibah, fitnah dan lain-lainnya. Lalu hidayah seperti apakah yang mereka kehendaki?
Keadaan mereka itu tidak beda dengan "orang gila" yang meminta air kepada kawannya dan ketika air itu diberikan ia malah menolaknya. Apakah hal ini merupakan kebiasaan yang mendarah daging sehingga memisahkan hubungan perkataan dengan perbuatan?
Ya Robb, kami telah berbuat aniaya terhadap diri kami dan jika tidak Engkau ampuni serta Engkau rahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi....Ya Robb, ampuni dosa-dosa kami dan sikap berlebih-lebihan kami dalam urusan kami serta kukuhkanlah pijakan kami dalam agama-Mu.....
Panduan Chatting Menurut Islam
Sesungguhnya chatting (ngobrol melalui internet), hukumnya sama dengan ngobrol/berbicara biasa. Allah dan RasulNya sudah memberikan panduan.
Dalam chatting, hendaknya kita menyadari, bahwa segala ucapan/tulisan kita, tetap diawasi oleh Allah SWT dan juga Malaikat Raqib dan Atid. Oleh karena itu, jagalah ucapan kita.
“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf: 18)
Hendaknya kita selalu mengucapkan kata-kata yang baik.
Rasulullah saw. menganjurkan mukmin memilih diam daripada sekadar bicara.
Dari Abi Hurairah r.a., Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia selalu berkata baik atau hendaklah ia diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
surah Fushshilat ayat 33. “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata, ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”
Hendaknya pembicaran selalu di dalam kebaikan. Allah berfirman yang artinya:
“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali bisik-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma`ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia”. (An-Nisa: 114).
Janganlah kita mengucapkan kata-kata yang kotor/kasar, sehingga berdosa karenanya.
Rasulullah saw bersabda, “Ada hamba yang mengucap satu kalimat tanpa ia pikir baik-buruknya kalimat itu, menyebabkan ia tergelincir ke dalam neraka, yang lebih jauh daripada antara timur dan barat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
“…Dan sesungguhnya ada orang yang mengucapkan satu kalimat yang membuat murka Allah, yang tanpa ia sangka akan sampai sedemikian rupa, kemudian Allah mencatat dalam kemurkaanNya sampai hari ia bertemu denganNya.” (HR. Malik)
Rasululah s.a.w. bersabda; “Puasa itu bagaikan perisai, maka apabila seseorang kamu berpuasa, jangan berkata kotor dan jangan berkata kasar. Jika seseorang mencacinya atau menyerangnya maka hendaklah dia mengatakan. Aku ini puasa.” - Sahih Bukhari
Dari Ibnu Umar berkata, Rasulullah saw bersabda, “Janganlah kalian banyak bicara selain berdzikir kepada Allah Ta’ala, karena hal itu akan membuat hati menjadi keras. Dan sesungguhnya manusia yang paling jauh dari Allah Ta’ala adalah orang yang berhati keras.” (HR. Turmudzi)
Jika pembicaraan chatting tersebut bukan untuk menuntut ilmu atau untuk memecahkan solusi pekerjaan yang bermanfaat, tapi hanya obrolan tidak berguna, sebaiknya kita tinggalkan hal itu.
Rasulullah menyatakan:
“Termasuk kebaikan islamnya seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna”. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Sebaiknya dalam chatting, kita meninggalkan perdebatan yang tidak berguna.
Rasulullah bersabda:
“Aku adalah penjamin sebuah istana di taman surga bagi siapa saja yang menghindari bertikaian (perdebatan) sekalipun ia benar; dan (penjamin) istana di tengah-tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan dusta sekalipun bercanda”. (HR. Abu Daud dan dinilai hasan oleh Al-Albani).
Janganlah kita menggunjing, mengadu domba, atau mengolok-olok seseorang/kelompok ketika chatting. Allah berfirman yang artinya:
“Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain”.(Al-Hujurat: 12).
Allah berfirman yang artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan), dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokan). (Al-Hujurat: 11).
Ketika kita chatting, bisa jadi kita tidak tahu lawan bicara kita. Bisa saja seorang pria menyamar sebagai wanita atau sebaliknya, atau orang yang jahat berlagak seperti orang bijak. Di AS, ada pria yang membunuh wanita teman chatting-nya setelah melakukan temu darat. Oleh karena itu, kita harus lebih ekstra hati-hati.
Jadi chatting bisa halal dan bisa juga haram, tergantung cara kita memakainya. Dengan panduan di atas, semoga kita bisa lebih berhati-hati, sehingga chatting yang kita lakukan, senantiasa dalam rangka beribadah/dzikrullah kepada Allah SWT.
1. Tiga Nasihat Wahab bin Munabbih
Wahab
bin Munabbih pernah berkata kepada salah seorang temannya, “Maukah kamu
aku ajarkan sebuah ilmu kedokteran yang tidak sulit dipahami oleh para
dokter, sebuah ilmu fikih yang tidak sulit dipahami oleh para ahli
fikih dan sebuah ilmu kesantunan yang tidak sulit dipahami oleh mereka
yang santun?”
“Tentu, wahai Abu Abdillah,” jawab temannya.
Wahab pun bekata,
“Ilmu kedokteran yang tidak sulit dipahami oleh para dokter adalah
: jangan memakan makanan kecuali Anda membaca basmalah di awalnya dan
membaca hamdalah di akhirnya.
Sedangkan ilmu fikih yang tidak sulit dipahami oleh para ahli fikih
adalah : jika Anda ditanya tentang sesuatu yang Anda ketahui maka
jawablah menurut pengetahuan Anda. Dan jika Anda ditanya tentang
sesuatu yang tidak Anda ketahui maka katakanlah ‘Aku tidak tahu’.”
Adapun ilmu kesantunan yang tidak sulit dipahami oleh mereka yang
santun adalah : memperbanyak diam, kecuali ketika Anda ingin bertanya
tentang sesuatu.”
2.Betapa Indahnya ..
Alangkah indahnya iman apabila dihiasi dengan ilmu. Betapa indahnya ilmu apabila dihiasi dengan amal. Sungguh sangat indah amal apabila dihiasi dengan kelembutan dan kasih sayang. Dan tidak ada dua perkara yang berkumpul menjadi satu, yang lebih baik daripada bekumpulnya ketenangan dan ilmu.
3.Cinta dan Benci
Barang siapa yang datang dengan membawa kebenaran maka terimalah meskipun ia orang jauh yang kau benci. Barang siapa datang membawa kebatilan maka tolaklah meskipun dia orang dekat yang kau cintai.
Namanya hotel, hanya lebih tepat disebut losmen.
Walau sudah ada fasilitas lainnya di lingkugan hotel, seperti kolam renang,
fitnes dan aerobic center, gedung serbaguna dan gelanggang olahraga
tetap saja masih banyak yang harus diperbaiki dan ditingkatkan
Fasilitas Hotel:
Gelanggang olahraga bulutangkis Putrajaya sekaligus kantor PBSI Kab Majalengka.
Pusat pembinaan usia dini untuk cabang bulutangkis di Kab Majalengka
Arena bermain anak-anak...sekaligus setiap musim buah mangga
kami bisa memanen dan menikmati buah mangga harumanis
Alat fitness sudah harus di ganti dengan yang baru. Disini pula pusat latihan binaraga
PABSI Kabupaten Majalengka.Terbuka untuk umum dengan instruktur bersertifikat.
Walau masih sangat sederhana, tetapi merupakan sentra pembinaan renang PRSI Kab Majalengka
Terbuka untuk umum.
Anda datang ke Majalengka? Singgahlah di hotel kami.....
Waktu engkau masih kanak-kanak....Kau laksana kawan sejatiku. Dengan wudlu, Aku engkau sentuh dalam keadaan suci. Aku engkau pegang, engkau jungjung dan engkau pelajari. Setelah selesai engkau menciumku mesra.
Sekarang engkau telah dewasa....Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku. Menurutmu mungkin Aku bahan bacaan yg tidak menambah pengetahuanmu. Menurutmu mungkin Aku hanya untuk anak kecil yg belajar mengaji. Sekarang Aku, engkau simpan rapi sekali. Sehingga engkau lupa dimana aku tersimpan.
Seiring waktu yg berlalu....dan akhirnya....kubur yg setia menunggumu..... Engkau pasti kembali....kembali pada Allah Azza wa jalla
Jika Aku selalu kau baca dan hayati setiap hari, dikuburmu nanti.... Aku akan datang sebagai pemuda yg gagah nan tampan. Aku akan datang sebagai bidadari yg cantik rupa...yg akan membantu engkau membela diri dan senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah Aku kembali...bacalah Aku kembali setiap hari...sentuhilah Aku kembali....Jangan Aku engkau biarkan sendiri...dalam bisu dan sepi.....
Yaa muqolibal
qulub.....tsabit qolbi ala dinnil islam....
Bisa dipahami kekurang terkenalan Majalengka. Tak ada produk yang menonjol di Kabupaten Majalengka. Bahkan orang yang mengenal Majalengka menyebutnya sebagai "Kota Pensiunan". Kota Pensiunan? Itulah sebutan untuk Majalengka, sebagai gambaran untuk betapa sepinya Majalengka. Hanya cocok untuk golongan pensiunan yang hidupnya hanya mencari ketenangan hidup semata. Hanya saja bila bicara kebersihan, bandung bahkan kota jakarta harus berkaca pada majalengka. Sepinya kota majalengka di imbangi dengan kebersihan kota yang sangat baik. Pemerintah Kabupaten Majalengka sendiri mencanangkan slogan "Majalengka Menuju Kota Agro Industri 2010". Sangat realistis sebenarnya. Di daerah utara yang relatif datar, terhampar beribu-ribu hektar daerah pesawahan. Didaerah selatan, di bawah kaki Gunung Ciremai, beribu-ribu hektar lahan palawija ikut menghijaukan Gunung Ciremai. Di daerah Timur Majalengka, tempat bercokolnya para petani penangkar bibit tanaman buah-buahan. Sebelah barat Majalengka, satu produksi yang sudah sangat terkenal tumbuh di daerah ini. Ya....daerah ini adalah sentra penghasil "Mangga Harumanis". Disamping di kebun-kebun, disetiap halaman rumah pasti ada pohon mangganya. Rumahku.....? 3 pohon mangga harum manis, 3 pohon mangga gedong dan satu pohon mangga ceungkir menghiasi halaman rumahku. Mau mangga? Bila saat musim mangga mainlah ke rumahku.....
Pada akhirnya.....disaat orang menginginkan Majalengka berkembang jadi kota yang maju....yang ramai, aku lebih berharap majalengka-ku bertahan seperti ini. Biarlah aku mempunya kesempatan membesarkan dan mendidik dua buah hatiku dengan didukung lingkungan yang asri dan tenang seperti majalengka sekarang. Biarlah orang kurang mengenal majalengka.....tapi bagiku, majalengka sangat berarti.
Istriku...menurut mataku engkau cantik rupa. Menurut pengetahuanku engkau cantik ilmu. Dan menurut lubuk hatiku yang paling dalam engkau cantik akhlak. Semua yg kucari telah ada padamu
Ya Allah ijinkanlah aku untuk selalu menyayangi dan membahagiakannya. ijinkanlah aku untuk selalu menjaga dan melindunginya. Ya Allah ijinkan aku hanya menduakan cinta di hati ini....cintaku kepada-Mu Ya Allah selanjutnya cintaku pada istriku.....
Hari ini 13 pebruary 2008, adalah hari istimewa bagi istriku. 37 tahun lampau telah lahir di muka bumi ini seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Bayi yang kelak banyak merubah jalan hidupku. Ya Allah tak ada yang lebih kuharap dari-Mu pada saat ini....panjangkanlah umurnya, limpahi dia dengan rizki yang barokah, dan teguhkanlah hatinya dalam jalan agama-Mu, islam.
Istriku...tak ada kado ulang tahun yang spesial...tak ada pula kue dengan lilin-lilinnya. Satu yang spesial dariku dan Allah tahu hal ini....bahwa cinta yang kupunya untukmu lebih berwarna dari yang engkau kira. Ijinkan aku untuk selalu mendampingimu....kita bangun bersama bahtera keluarga....kita didik bersama anak-anak kita dengan kasih dan sayang...biarlah mereka tumbuh dengan cermin bayangan cinta dan kasih kita.
Selamat ulang tahun istriku....kan kuselimuti dirimu dengan cinta, kasih dan sayangku....
DeF
Hari itu, kamis tanggal 19 Juli 2007, hari ke-4 ibuku di rumah sakit. Ibu dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu di Cirebon. Jam menunjukan pukul 20.30 diruangan itu hanya ada tiga orang. Ibuku yang berbaring lemah, adikku Lita dan aku sendiri. Secara fisik perkembangan ibuku berangsur angsur menunjukan kearah kebaikan.Semua senang melihat kondisi tersebut. Ayah melihat kondisi itu minta izin untuk pulang terlebih dahulu.
Sementara aku sudah meninggalkan anak-anak selama 4 hari. Anak-anak diurus oleh isteri seorang. Tadi sore mereka datang dibawa isteri. Lepas kangen dengan aku dan sekalian senda gurau dengan nene-nya. Senang melihat anak-anak ku dekat dengan nene-nya.
Jam menunjukan pukul 20.35 Ibu memanggil aku, beliau bilang mau muntah, tak tahan beliau, dia muntah di tangan aku. Adik membawa handuk, selama 3 menit ibu muntah kedalam handuk yg di bawa adik. Perawat dipanggil tapi belum datang....pada kemana mereka? ah tak terpikirkan kemana mereka. Pikiranku terpusat kepada Ibu yang kondisinya turun drastis. Tak lama Ibu meminta untuk dipijat kakinya......ku pijat kakinya, sementara adikku sibuk dengan mengelap keringat yang keluar banyak dari ibuku. Beliau bilang kedinginan. Kupegang tangannya....dingin sekali. kulanjutkan pijatanku.
Kemana perawat atau dokter? ah andai mereka cepat datang.....ups.....tak kusalahkan keterlambatan mereka. Kuterima ini adalah takdir dari-Nya.Maa ashoba min mushibati illaa bi'idznillah wa yumin billahi yahdi qolbah.... begitu kata al quran yang kupelajari....tidak akan ditimpa oleh suatu musibah siapapun kecuali atas kehendak dan kuasa-Ku, dan barang siapa yg tetap beriman akan Ku-berikan petunjuk kedalam qolbunya.
Tiba-tiba.......napas ibuku....napas ibuku....napas ibuku.....Ya Allah......napas ibuku di tengorokan. Aku panik...aku teriak-teriak panggil dokter dan perawat...adik pijit bel terus menerus. ah percuma....aku bimbing ibuku dengan kalimah-kalimah laa ilaha ila allah....ibuku tak mengeluarkan jawaban....kubimbing ibuku dengan kalimah allah...allah...allah....tak ada suara dari ibu. Napas ibuku hilang dari tenggorokannya...datang perawat....dia tes dengan tekanan darah....dia ulang dan ulang sekali lagi. Tak ditemukan tekanan darah Ibu....datang dokter...dia lalu memastikan.....
Ya Allah.....telah pergi Ibuku....telah berpulang Ibuku....Telah kembali pada-Nya Ibuku....telah tiada jalan surgaku di dunia ini....Ibu....ibu....ibu....Ibu yang selama ini selalu menyayangiku....Ibu yang selama ini membelaku.....Ibu yang selama ini membimbingku.....tatapanku kosong melihat jasad Ibu.....lemas....sementara adik histeris di lantai....kukecup dengan lembut kening ibuku terasa dingin... tak terasa air mata menetes....37 tahun aku hidup dengan kasih sayang ibu....ternyata waktu selama itu terasa masih sangat kurang.....sepintas terlihat jam menunjukan pukul 20.44
Allahuma alif baina wa umi.....allahumagfirlaha warhamha wa 'aafiha wa'fu 'anha wa akrimnujulaha wa wasi'madkholaha wagsilha bilmaa'i wasysyalji walbarod wa naqqiha minalkhothoyaa kamaa yunaqqosy syaibul abyadhu minaddanas...
Ya Allah berikanlah ampunan baginya, kasihanilah dia sejahterakanlah dia dan maafkanlah dia. Dan muliakanlah tempat peristirahatannya, luaskanlah tempat masuknya, dan mandikanlah dia dengan air yang sejuk, salju dan embun., serta bersihkanlah dia dari kesalahan-kesalahan sebagaimana kain putih yang bebas dari kotoran...Amin...
Ya Allah jadikanlah aku sebagai anak yang sholeh....yang doa-doanya kelak akan menerangi kubur ibuku...akan meringankan dosa-dosa ibuku....Semoga pahala sholatku...pahala shodaqohku....pahala puasaku.... pahala ilmuku... akan mengalir menerangi kubur ibuku....Ibu beristirahatlah dengan tenang....Akan kuteruskan baktiku padamu dengan doa dan amalanku.......
Yang akan selalu merindukanmu.....
Anakmu....
Deni Fitriadi
Kata yang tidak penting adalah "AKU"
Kata yang paling penting adalah "KITA"
Dua kata yang paling penting adalah "TERIMA KASIH"
Tiga kata yang paling penting adalah "SEMUA SUDAH DIMAAFKAN"
Empat kata yang paling penting adalah "APA SEBENARNYA PENDAPAT ANDA"
Lima kata yang paling penting adalah "ANDA SUDAH MENYELESAIKAN PEKERJAAN HEBAT"
Enam kata yang paling penting adalah "AKU INGIN MEMAHAMI ANDA LEBIH BAIK"
Dari kawan baikku....Safina
Malam ini setelah lepas sholat Isya, entah kenapa ingatanku selalu kepada almarhumah ibu. Telah kuhantar doa untuknya. Kuikhlaskan bacaan Qur'an ku sebagai pahala penerang bagi ibu di alam kuburnya. Tetapi entah kenapa hati ini masih terpusat pada Ibu. Akhirnya kubuka blog kutuliskan rangkuman doa-doaku, semoga allah mengabulkan doa yang kupanjatkan....
Apabila almarhumah kembali menghadap kepada-Mu
dengan membawa amal sholeh
mohon kiranya Engkau terima amal ibadahnya
Dan.....
Apabila almarhumah kembali menghadap
Engkau dengan membawa kekurangan
ampuni dosanya....
maafkan semua kesalahannya...
Muliakanlah kedatangannya
Lapangkanlah kuburnya
Terimalah segala amal kebaikannya
Limpahkanlah kasih sayang-Mu padanya
sebagaimana beliau telah limpahkan
kasih sayangnya padaku
Amin Ya Robbal Alamin
terima kasih ukhti Aqish....insya allah....kita saling share aja.... read more
on Panduan Chatting Menurut Islam...